PELANGI SEPIKU Karya: Rifa Nurafia Saat senja menghampiri ada harapan setelah gelap itu ada, esok akan ada fajar yang duduk menunggu didepan gerbang menemani berjalan menyusuri jalan setapak yang terkadang membutuh pegangan untuk menopang jika terpeleset dan akhirnya jatuh. Fajar yang ditunggu tenyata bukan fajar dipagi hari melainkan senja yang tenggelam bersama matahari dan memunculkan kegelapan. Sore itu, bersamaan dengan rintik-rintik hujan ada pelangi di rumahku, pelangi yang aku tunggu hampir selama empat tahun, aku tidak pernah peduli pelangi itu milik siapa dan akan bertahan atau menghilang. Aku hanya mengerti empat tahun lalu pelangi itu berkenalan denganku mengajariku bagaimana warna-warni keindahan itu dapat diciptakan, bagimana refleksi sebuah biasan cahaya menjadi begitu indah, pelangi yang aku hampir melihatnya selalu dari kejauhan sekarang datang mendekat denganku, bahkan dekat hanya 3 langkah kaki aku berdampingan dengannya. Aku hamp...